Bermodal lengkingan vokal, musik cadas, dan
gaya panggung impresif, berderet rocker dunia melegenda. Tapi, ada
misteri di balik semua itu. Club 27 dimunculkan mengiringi tragedi mati
muda mereka. Rata-rata di usia 27!
Memang, rocker-rocker top di belantara musik keras itu tidak
tergeletak menyabung nyawa ketika manggung. Penyebab kematian mereka
beragam. Mulai kecelakaan mobil, over dosis narkoba, sampai yang lebih mengenaskan: bunuh diri.
Hanya saja, satu yang pasti dan seolah jadi takdir bersama, yaitu
para rocker legendaris itu menghembuskan napas terakhirnya di usia
muda. Yang menarik dan menarik sekaligus misterius, ajal menjemput
mereka ketika usia memasuki hitungan ke-27!
Bagi komunitas musik rock, tentu masih lekat dalam ingatan kisah tragis para rocker legendaris itu. Sebut saja frontliner
grup musik grunge Nirvana, Kurt Cobain, yang menyusul para seniornya
seperti Jimi Hendrix, Janis Joplin, dan Brian Jones, eks pemetik bas
The Rolling Stones.
Kematian mereka pun sama-sama menimbulkan spekulasi teori konspirasi
lantaran kesamaan usia dan kasusnya. Sebagian penggemar mereka menyebut
para musisi yang mati di usia 27 itu sebagai anggota Club 27.
Club 27 beranggotakan sejumlah legenda. Dari data yang dihimpun INILAH.COM,
jumlahnya mencapai 13 rocker. Di antara mereka adalah Kurt Cobain (5
April 1994), Brian Jones (3 Juli 1969), Jimi Hendrix (18 September
1970), Jim Morrison (3 Juli 1970), dan legenda vokalis blues Janis
Joplin (4 Oktober 1970).
Ada juga gitaris blues Robert Johnson yang tewas lebih dulu, yaitu
pada 1938. Lalu, Kristen Pfaff (penabuh drum Hole), Ron ‘Pigpen’
McKernan (The Grateful Dead), Dave Alexander (The Stooges), vokalis
Johnny Kidd (Johnny Kid and The Pirates), Kami (Malice Mizer dari
Jepang), Mia Zapata (The Gits), Peter Ham (Badfinger), dan D Boon
(Minutemen).
Di antara para legenda yang mati di usia 27 itu, ada dua kasus yang
menimbulkan teori konspirasi paling menonjol, yaitu menyangkut kematian
Kurt Cobain dan Brian Jones. Keduanya diduga mati akibat pembunuhan
sistematis.
Hingga kini, spekulasi tentang pembunuhan Jones dan Cobain masih
jadi bahan riset untuk pembuatan film dan penulisan buku yang cukup
tersohor.
Pada kematian Jones, ia ditengarai dibunuh oleh pihak yang ingin
menyingkirkannya. Tak terkecuali dua sahabat dekat yang awalnya justru
direkrutnya ke The Rolling Stones, yakni vokalis Mick Jagger dan
gitaris Keith Richards.
Jones sendiri sudah berkalang tanah hampir empat dasawarsa. Ia
ditemukan tenggelam di kolam renang rumahnya di Hartfield, Sussex,
Inggris. Menurut kesaksian Anna Wohlin, pacarnya, Jones masih
menunjukan tanda-tanda kehidupan ketika diangkat dari air. Tapi, ketika
dokter datang, Jones malah dinyatakan tewas di tempat.
Pada 2000, Wohlin menuding Frank Thorogood yang membangun rumah
Jones sebagai pembunuhnya. Menurut Wohlin, Thorogood menunjukan sikap
tak simpatik kepada Jones yang tengah sekarat. Dokter sendiri
menyatakan pada jantung dan hati Jones terdapat kandungan narkoba dan
alkohol.
Versi teori konspirasi lain lebih menggemparkan. Jones yang tewas
beberapa saat setelah keluar dari Stones, sempat berselisih dengan
Jagger dan Richards karena sering absen dari aktivitas grup musik itu.
Termasuk pada sesi rekaman.
Kecurigaan menguat ketika di prosesi pemakaman anggota Stones yang
hadir hanya Bill Wyman dan Charlie Watts. Jagger beralasan dilarang
meninggalkan lokasi syutingnya di Australia. Richards beralasan tak
ingin bertemu penggemar yang marah kepadanya akibat Jones keluar dari
Stones.
Puncaknya adalah berembusnya isu bahwa Jones memang sengaja
dikorbankan kepada setan. Sebab, saat itu Stones dituding sebagai
pemuja setan menyusul single-nya yang bertajuk Sympathy for the Devil. Jones dikorbankan sebagai pembayaran atas kesuksesan Stones.
Pada kematian Cobain, teori konspirasi yang berkembang adalah ia
dibunuh oleh Courtney Love, istrinya sendiri. Vokalis grup musik grunge
perempuan Hole itu memang dalam posisi kurang menguntungkan.
Love saat itu tengah berselisih dengan Cobain yang berencana
menceraikannya. Love dicurigai takut kehilangan warisan Cobain yang
sedang berjaya.
Spekulasi lain menyebutkan, Cobain dibunuh oleh sejumlah pelaku
industri rekaman yang banyak menaungi kepentingannya. Di antaranya
adalah Geffen Records. Mereka, konon, sengaja membunuh Cobain demi
menciptakan seorang rock hero baru.
Cobain ditemukan tewas di rumahnya di Lake Washington dengan sepucuk
pistol di sampingnya. Analisis polisi mengungkap, Cobain bersembunyi di
sudut flat, mengambil pistol, memasukkan benda itu ke ke mulutnya, dan
dor…menekan pelatuknya.
Penggemar Cobain tak bisa menerima argumen itu. Apalagi, beberapa
saat sebelum kematiannya, Cobain diketahui mengkonsumsi narkoba. Ia
teler. Tak mungkin mampu menembak dirinya sendiri.
Rata2 Penyebab Kematian RockStar
Heart Attack 42
Drug Overdose 40
Misc. Medical 37
Suicide 36
Auto/Cycle Crash 35
Cancer 25
Airplane Crash 22
Unknown 21
Murdered 18
Alcohol 9
Accident 6
Drowned 5
Brain Tumor 4
AIDS 4
Poisoned 3
Leukemia 3
Electrocuted 3
Stroke 3
Fire 3
Choked 2
www.av1611.org/rockdead.html